Wawasan Konsep Pemasaran

Wawasan konsep pemasaran meliputi konsep pemasaran berwawasan produksi, produk, menjual, pemasaran dan bermasyarakat

a.       Konsep Pemasaran Berwawasan Produksi.
Konsep ini adalah salah satu konsep tertua, yaitu akan memilih produk yang mudah didapat dan murah harganya. Dalam hal ini memusatkan perhatiannya untuk mencapai efisiensi produksi yang tinggi serta cakupan distribusi yang luas. Konsep ini dapat dijalankan apabila permintaan produk melebihi penawarannya dan dimana biaya produk tersebut sangat tingi. Kelemahan konsep pemasaran ini adalah pelayanan tidak ramah dan buruk.

b.      Konsep Pemasaran Berwawasan Produk
Konsep ini berpendapat bahwa pelanggan akan memilih produk yang menawarkan mutu, kinerja terbaik dan inovatif dalam hal ini memuaskan perhatian untuk membuat produk yang lebih baik dan terus menyempurnakannya. Industri yang berwawasan ini cenderung tidak memperhatikan keinginan dan kebutuhan dari pelanggan, sehingga divisi pemasaran akan mengalami kesulitan dalam pemasaran. Continue reading “Wawasan Konsep Pemasaran”

Produktivitas

produktifitas dicapai dengan memiliki tujuan, membuat perencanaan, menyusun skala prioritas, action-kan, serta ukur dan catat setiap satu aktivitas itu selesai.

Banyak rekan yang mengakui mengenai masalah kesibukan. Banyak yang sadar kalau banyak hal yang dilakukan selama ini hanya lebih bersifat kesibukan semata dan bukan sebuah produktivitas.

Lalu bagaimana mengatasinya?

Cara mengatasinya yaitu dengan memiliki tujuan, membuat perencanaan, menyusun skala prioritas, ACTION-kan, serta ukur dan catat setiap satu aktivitas itu selesai. Continue reading “Produktivitas”

Total Quality Management

Total Quality Management adalah strategi manajemen yang ditujukan untuk menanamkan kesadaran kualitas pada semua proses dalam organisasi untuk meningkatkan bisnis

Mungkin sebagian dari anda asing dengan istilah Total Quality Management (TQM). Namun bagi yang berkecimpung dalam manajemen perusahaan, istilah ini tentu tidak asing lagi. Konsep Total Quality Management (TQM) ini sangat baik di-ACTION-kan dalam bisnis yang kita jalankan. Sebab TQM punya peran besar dalam peningkatan kualitas segala aspek bisnis.

Definisi TQM (Total Quality Management) sendiri kata Wikipedia adalah strategi manajemen yang ditujukan untuk menanamkan kesadaran kualitas pada semua proses dalam organisasi. Secara sederhana, TQM dalam bisnis bisa dijelaskan sebagai sebuah upaya untuk mengajak seluruh anggotanya agar selalu berupaya meningkatkan kualitas dalam seluruh proses bisnis yang dijalankan. Continue reading “Total Quality Management”

Konsep Pemasaran

Konsep pemasaran meliputi kebutuhan, keinginan dan permintaan, produk, nilai, biaya dan kepuasan, pertukaran, transaksi dan hubungan, pasar, pemasaran dan pemasar

1. Kebutuhan, Keinginan dan Permintaan
Ada perbedaan antara kebutuhan, keinginan dan permintaan. Kebutuhan siswa dalam upaya meningkatkan kwalitas belajar adalah keadaan dimana siswa merasa tidak memiliki kepuasan dasar dalam proses belajar mengajar yang disampaikan guru secara menoton tanpa mengunakan metode pembelajaran dan dukungan media belajar yang memadai. Kebutuhan siswa tidak diciptakan oleh guru atau sekolah, namun sudah ada dan terukir dalam hayati kondisi siswa itu sendiri. keinginan siswa adalah hasrat akan pemuas tertentu dari kebutuhan tersebut. Keinginan siswa dibentuk oleh kekuatan motivasi belajar dan institusi sekolah yang mendukungnya. Sedangkan Permintaan adalah keinginan akan sesuatu yang didukung dengan kemampuan serta kesediaan membelinya. Continue reading “Konsep Pemasaran”

Strategi Pemasaran

strategi pemasaran Magic Disc sangat erat dengan dunia pendidikan, menggunakan strategi pemasaran yang tepat, akan banyak menarik minat guru atau siswa sebagai pangsa pasar

Pemasaran Magic Disc sangat erat hubungannya dengan dunia pendidikan dan merupakan bagian yang tak terpisahkan dari usaha penjualan melalui guru bidang study di sekolah-sekolah di daerah terdekat dengan tempat tinggal para distributor. Dengan menggunakan strategi pemasaran yang tepat, akan banyak menarik minat guru atau siswa di sekolah-sekolah yang kita bidik sebagai pangsa pasar dari produk magic disc yang kita tawarkan. Kalaupun Magic Disc yang kita tawarkan ternyata hanya dilirik tanpa satupun terjual, mungkin karena penerapan strategi pemasaran yang keliru atau kurang tepat, bisa juga karena kita menawarkan Magic Disc kepada guru atau siswa yang kurang tepat. Atau mungkin guru/siswa masih ragu dengan kehadiran produk baru dilingkungan sekolah mereka, sehingga mereka pada saat pertama hanya tertarik untuk melihat-lihat sekaligus untuk membandingkan produk sejenis dari produsen lain. Continue reading “Strategi Pemasaran”